"SHILLA SHILLA SHILLA SHILLA"
Sorak-sorai itu memenuhi gedung olahraga SMA SFARO, dimana sedang di langsungkan pertandingan Basket regu Putri antar kelas. Shilla yg menjadi bintang lapangan, kembali meliak-liuk menggiring bola menuju Ring tim lawan. Saat dekat, dengan sedikit loncatan Shilla memasukkan bola tersebut kedalam Ring dan bersamaan itu pula sorak-sorai riang siswa yang menonton makin bergemuruh. 2 Point !! 2 Point kembali di raih oleh kelas X-3 dan membuat mereka unggul 1 bola dari lawan nya, XII IPA 1 .
"Yeeeaaayyy... Ayo Shillaaa... semangattt semangaattt... ntar gue ajak lo dinner deh malam minggu besok" teriak Rio yg sukses membuat semua yg berada disitu meledek dia dan Shilla dengan kata, "Cieeeeeeeeee".
Aku hanya tersenyum miris mendengar nya. Rio, satu-satu nya siswa yang berhasil mencuri hatiku selama kurang lebih 3 tahun 6 bulan aku mengenal nya. Aku dan Rio sudah satu sekolah sejak SMP dan selalu sekelas sampai dengan sekarang, X-3. Rio yg terkenal supel dan jahil di sekolah secara paksa telah mencuri hatiku dengan kelakuan nya itu. Tapi sayang, dia tak pernah ingin aku dekati. Tak pernah ingin mengetahui kalau ada aku disini yang mencintai nya tulus. Ia selalu seperti menghindar bahkan seperti tak ingin melihat aku sedikitpun walau dengan sebelah mata nya. Aku tak tau pasti apa dia mencintai Shilla atau tidak. Namun walaupun Rio tak mencintai Shilla sedikitpun, tetap saja aku merasa cemburu saat Rio menggombali ataupun bercengkrama dengan Shilla. Bukan hanya Shilla tepat nya, namun hampir kepada semua teman sekelas Rio selalu menunjukkan sifat yang menyenangkan, kecuali kepadaku. Sebenar nya, Rio dulu tak begitu cuek kepadaku. Namun, setelah kejadian beberapa bulan lalu, dia berubah total kepadaku. Dia seperti tak mengenali aku.
Entah dari mana kabar yg beredar kalo aku suka kepada Rio. Tau-tau gosip itu menyebar luas seantero sekolah. Dan mungkin karena itulah Rio jadi ilfeel kepadaku. Aku bingung, anak-anak tau dari mana perasaan aku yg sebenar nya?? Jujur, aku memang menyukai nya sejak dulu. Tapi tak ada seorang pun yang tau akan hal itu. Atau gara-gara status FB ku yang memang pernah aku menulis kalimat 'MSAH' , singkatan nama panjang Rio. Dan sering nya aku mengomentari status Rio yg walau hanya di balas dengan 'Ya' atau 'o' saja, aku masih tetap memborbardir status-status facebook nya. Entah lah, sampai sekarang aku masih tak mengetahui asal-usul beredar nya kabar tersebut.
"Ify.... lempar bola nyaa..." suara Shilla menyadarkan aku dari lamunan ku. Konsentrasi ku pun seketika buyar. Ku lempar bola basket yg sedari tadi aku dribble. Ku lempar kearah Shilla dengan konsentrasi ku yang belum sepenuh nya pulih.
Buuuggg....
"SHILAAAAA"
Aku kaget mendengar teriakan semua yg ada disini sesaat setelah aku mengoper bola. Tampak Shilla telah terbaring tak sadarkan diri dengan darah mengucur dari lubang hidung nya. Siall!! Pasti tadi aku melempar nya terlalu kencang hingga terkena kepala atau lebih tepat nya hidung Shilla.
Rio dengan di bantu yg lain segera membawa Shilla menuju UKS sekolah. Aku terdiam mematung. Pasti setelah kejadian ini Rio tambah membenciku.
***
Dugaan ku tepat. Rio makin tak menganggap ku ada. Walau Shilla tak mempermasalahkan masalah tempo hari, namun bagi Rio tampak nya ini kesalahan yg tak bisa ia maaf kan. Aku terduduk lemas di kursi meja belajarku. Di hadapanku, layar laptopku menampakan profil facebook Rio. Sudah beberapa hari ini aku tak mengetahui kabar nya karena dua hari setelah pertandingan basket di adakan, sekolah kami libur dalam rangka menyambut tahun baru. Ada beberapa yg bilang kalo Rio liburan di luar kota. Tepat nya aku tak tau.
2 hari yg lalu Rio sempat meng-update status yang isinya kurang lebih begini "capek sekali... tak kuat lagi rasa nya kaki berjalan"
Entah apa yg aku fikirkan, aku komentari saja status nya dengan sedikit harapan bahwa dia akan membalas komentar ku. "Kalau capek yahhh gak usah jalan lah" . Lama,, tak ada balasan.
"Sampai kapan sih kamu mau nyuekin aku??" isakku sambil menatap Profile Picture milik nya.
***
Kesedihan ku memuncak tatkala lagi-lagi aku mengomentari status nya yang bertulis kan 'Bandung (y)' dengan "Lagi di bandung kah?" . Lagi-lagi dia tak membalas nya. Oh Tuhan,, sampai kapan?? Dan yang membuat aku semakin kesal dan kecewa, dia hanya membalas komentar Dayat, teman dekat nya tanpa membalas status ku.
"Adakah Cintamu Untukku Mr. R?? Walau hanya sedikit?? Kapan aku bisa mendapat kan nya??"
******
GAJEEEEEE.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar